Pemanis majemuk, bumbu majemuk, dan perisa bubuk adalah bahan baku dasar industri makanan modern, namun reaksi perubahan warna antara etil maltol dan ion besi telah menjadi "penyakit kronis" yang belum terpecahkan di industri ini. Penelitian industri menunjukkan bahwa lebih dari 60% perusahaan makanan bubuk putih telah mengalami berbagai tingkat keluhan perubahan warna, dengan kerugian pengembalian tunggal mencapai jutaan RMB.
ZLSILW58BF silikon dioksida ultra-rendah besi yang diluncurkan oleh Zhongqi Silicon memberikan solusi pamungkas untuk masalah industri ini. Untuk memverifikasi efek aplikasi praktis produk, Zhongqi Silicon melakukan uji perbandingan yang ketat bekerja sama dengan tiga perusahaan senyawa terkemuka domestik:
Kondisi Uji: Silikon dioksida biasa (kandungan besi 320ppm) dan ZLSILW58BF (kandungan besi 47ppm) dicampur secara merata dengan pemanis senyawa yang mengandung 0,15% etil maltol, dan menjalani penuaan dipercepat pada suhu 40℃ dan kelembaban 75% selama 30 hari.
Hasil Uji:
• Grup silikon dioksida biasa: Merah muda terlihat muncul pada hari ke-5, menjadi merah muda pada hari ke-15, dan merah tua pada hari ke-30
• Grup ZLSILW58BF: Tetap putih bersih setelah 30 hari, dengan nilai meter perbedaan warna ΔE <0,5 (tidak terdeteksi oleh mata manusia)
Selain pemanis senyawa, ZLSILW58BF sangat cocok untuk semua bidang dengan persyaratan warna yang ketat:
• Rasa dan aroma: Terutama rasa bubuk yang mengandung zat fenolik seperti vanilin dan etil vanilin
• Bumbu racikan: Esens ayam, bubuk ayam, bungkus sup, bumbu padat
• Produk kesehatan kelas atas: Bubuk protein, bubuk probiotik, bubuk kompleks vitamin
• Makanan bayi: Susu formula bayi bubuk, suplemen nutrisi makanan pendamping
"Kami sudah mencoba 5 merek silikon dioksida sebelumnya, dan jaminan terlama mereka adalah 15 hari tanpa perubahan warna," kata Direktur Teknis dari sebuah perusahaan bumbu domestik ternama. "Setelah menggunakan ZLSILW58BF, produk kami tidak mengalami perubahan warna sama sekali selama masa simpan, dan tingkat keluhan pelanggan turun lebih dari 90%."